Sedari dulu saya punya sebuah kebiasaan aneh. Saya sangat suka
mendengarkan lagu-lagu galau. Seperti namanya lagu-lagu ini mempunyai
lirik yang bertema seputar patah hati, teringat mantan, ataupun cinta
bertepuk sebelah tangan. Bahkan saya menyusunnya dalam sebuah playlist
tersendiri dalam WMP dengan nama “galau” :-/
Agak sedikit ironis memang mengingat kondisi saya sekarang yang sudah
mempunyai belahan jiwa (ceile… :3) tidak seharusnya saya menyukai
lagu-lagu galau tersebut. Sayangnya kebiasaan itu udah mengakar kuat.
Coz menurut saya lagu-lagu mellow biasanya sangat easy listening dan
bertempo lambat sehingga dapat membuat pikiran saya tenang dalam
sekejap. Alhasil lagu-lagu dengan genre tersebut sangat cocok dijadikan
musik pengantar tidur (sleeping)
Ini dia lagu-lagu galau yang sering saya dengarkan. Kita mulai dari lagu Indonesia dulu ya

Oia urutannya dibikin berdasarkan abjad nama depan penyanyi bukan berdasarkan bagus engganya coz semuanya bagus-bagus
1. Abdul & The Coffee Theory – Proses Melupakan
Ini merupakan salah satu band favorit saya. Dulunya sih sang vokalis,
Abdul, hanya bernyanyi solo tanpa band pengiring. Karena dirasa kurang
greget, makanya dia kemudian membentuk sebuah band. Lagu ini terdapat
dalam album Lovable dan kemudian dibuat new version dalam album
berikutnya, Love Theory. Dua-duanya sama bagusnya. Kalo versi aslinya
cenderung menonjolkan musik band-nya sedangkan untuk new version terasa
lebih lembut dengan iringan piano.
Namun yang membuatnya galau adalah lirik lagu ini sungguh nampol [sip]
Sesuai judulnya, lagu ini tentang proses seseorang untuk melupakan
mantan pacarnya. Bagaimana dia melewati setiap harinya agar suatu hari
nanti bisa menghapus kehadiran sang mantan di hatinya. Sangat menyentuh
apabila didengarkan oleh orang yang baru saja putus cinta (brokenheart)
2. Afgan – My Confession
My Confession adalah salah satu single andalan dalam album pertama
Afgan. Lagu ini bercerita tentang cowok yang ngga berani nyatain cinta
ke orang yang dia suka hingga akhirnya si cewek dimiliki orang lain.
Galau pisan! Suara piano yang mengiringi lagu ini cukup lembut dan
menenangkan sehingga membuat lagu ini sangat cocok dijadikan musik
pengantar tidur (sleeping) Selain lagu ini, dalam album Confession No.1
terdapat satu lagu galau lainnya yaitu Sadis. Tentu kalian tidak asing
lagi dengan yang satu ini. Sok atuh didengarkan (music_okok)
3. Agnes Monica – Rindu
Satu lagi lagu hebat yang dibawakan oleh Agnes Monica. Semenjak single
“Karena Kusanggup” Agnes Monica mulai menunjukkan kehebatannya dalam
menyayikan lagu balada. Penuh penjiwaan dan diiringi dengan teknik vokal
yang mumpuni. Kehebatan Eros Djarot sebagai komposer lagu ini dapat
kita lihat dari liriknya. Tanpa banyak mengumbar kata “rindu” atopun
“kangen” kita sudah bisa menangkap makna bahwa sang gadis merindukan
kehangatan dari pasangan yang lama tak didapatkannya. Galau tetapi tidak
terkesan mengiba. Jadi, kesimpulannya Agnes Monica+Eros Djarot =
sungguh perpaduan yang sempurna [sip]
4. Calvin Jeremy – Tetap Setia
Musisi muda satu ini ternyata ga cuma jago bikin lagu-lagu cinta tetapi
juga lagu galau. Tetap Setia bercerita tentang pengharapan seorang cowok
agar suatu hari bisa bersatu lagi dengan mantannya. Ironisnya, si
mantan udah sama orang lain. Pedih! Makanya trus dia bilang gini, “Tetap
setiaku menghitung hari, tetap setiaku kan menanti. Hingga saatnya kan
tiba dia kan kembali bersamaku…” [pray] Lagu ini dibuat 2 versi yaitu
orchestra & piano version. Dua-duanya bagus. Tetapi saya lebih
menyukai versi piano karena kegalauannya lebih terasa (scenic)
5. Judika – Malaikat
Gelar runner up Indonesian Idol yang disandang cowok ini tentu menjadi
bukti kualitas vokal yang dimilikinya telah diakui seluruh Indonesia.
Dan lagu ini berhasil mengeksplorasi kualitas vokal Judika secara
maksimal. Coba deh dengerin lagu ini pasti bulu kuduk kalian merinding.
Bukan karena di belakang ada kunti, hehehe tapi karena saking bagusnya.
Lagu ini bercerita tentang seorang cowok yang menyukai pacar orang lain.
Di tengah jalan si cowok mengalami dilema besar. Apakah dia harus
mengikuti bisikan setan untuk tetap bersama si gadis pujaan ataukah
malaikat yang menyuruhnya meninggalkan sang gadis. Penjiwaan total yang
dilakukan Judika di lagu bikin saya curiga jangan-jangan dia pernah
ngalamin sendiri peristiwa serupa. Entah itu bener ato ngga, yang jelas
Two thumbs up for Judika! [sip]
6. Kahitna feat Dea Mirela – Merenda Kasih
Single ini merupakan remake dari tembang lawas milik Ruth Sahanaya.
Bercerita tentang cewek yang menuntut kepastian dari pasangannya.
Tercermin dari salah satu liriknya, “Dia atau daku, kasih? Dapatkan
cintamu” (scenic) Misalnya si pasangan tidak milih dia yasudah, elo gue
END! (lmao)
Vokal Dea Mirela tak perlu diragukan lagi kualitasnya. Sama seperti
Judika, penjiwaan total yang dari Dea membuat makna lagu ini dapat
tersampaikan dengan baik ke pendengar [sip] Tapi yang jadi pertanyaan
saya, dimana Kahitna-nya? Kok cuma Dea yang nyanyi? (unsure)
7. Maliq & D’Essentials – Sampai Kapan
Sorry to say tapi Maliq & D’Essentials dapat disebut sebagai salah
satu band yang sering mengeluarkan lagu-lagu bertema galau. Mulai dari
Untitled, Sampai Kapan, Beri Cinta Waktu, hingga Coba Katakan. Favorit
saya tentu saja adalah “Sampai Kapan”. Ehm ini lebih karena liriknya
mirip pengalaman pribadi saya sih (blush)
Lagu ini sangat direkomendasikan buat kalian yang udah TTM/HTS-an lama
dan ga berani nyatain perasaan. Ada kalanya perasaan cinta yang kuat
menjadikan kita takut untuk memberitahukannya kepada gebetan. Takutnya
malah ngga jadi ato bahkan persahabatan yang udah ada jadi hancur. Bisa
berabe kan (cry) Namun akan tiba waktunya kita harus bertanya ke diri
sendiri, “sampai kapan” kita akan bertahan dengan semua ketidakjelasan
itu. Sudah saatnya kita berani mengambil semua resiko untuk menyatakan
perasaan yang lama terpendam.
8. Raisa – Apalah (Arti Menunggu)
Raisa merupakan penyanyi baru yang diorbitkan oleh Asta RAN. Sebelumnya
dia sering menyanyikan cover version dari lagu-lagu hits milik penyanyi
lain di Youtube. Apalah (Arti Menunggu) adalah single kedua Raisa dalam
album self titled-nya. Pasti kalian familiar dengan lagu ini coz lumayan
sering diputar di radio terkemuka di kota Jogja. Lagu ini sangat cocok
untuk para galauers yang telah lama menanti seseorang. Sayangnya impian
tersebut buyar ketika yang dinanti ternyata tidak lagi menaruh perasaan
yang sama (cry).
Kembaran saya, Meme, juga sangat menyukai lagu ini. Dia bilang liriknya
sangat nampol. Oleh karena itu kami sangat merekomendasikan lagu ini
sebagai galauest song of this year [sip]
9. Sentimental Reasons – Atas Sikapmu
Mungkin ngga banyak yang tahu tentang band yang satu ini, begitu pula
saya :p Awal mulanya saya tahu tentang band ini gara-gara saya sangat
menyukai Raditya Dika. Di bukunya tertulis bahwa dia tergabung dalam
sebuah band bernama Sentimental Reasons. Langsung deh saya mencarinya di
indowebster. Wow ternyata lagunya bagus-bagus termasuk lagu ini [sip]
Agak ngga nyangka coz selama ini image Raditya Dika ga jauh-jauh karena
lucu & konyol. Ternyata dia mempunyai sisi lain yang ditunjukkan
melalui musik di band ini. Buat kalian yang menyukai lagu-lagu jazzy
dengan lirik supergalau silakan dengarkan lagu ini.
10. Sheila on 7 – Mudah Saja
Ini merupakan salah satu lagu tergalau yang pernah dibawakan oleh Sheila
on 7. Mungkin banyak single mereka yang bertema galau semacam “Dan”,
“Waktu Yang Tepat Tuk Berpisah”, ataupun “Hujan Turun”. Namun ini yang
paling nampol menurut saya. Lirik lagu ini membuat kita menyadari bahwa
di setiap perpisahan bukan cuma cewek yang bisa patah hati, cowok juga.
Bahkan mungkin ketika cewek udah bisa move on, si cowok masih terjebak
dengan sakit hatinya.
Maafin ye kalo kalian ikut-ikutan galau setelah dengerin lagu-lagu di
atas. Gak ada maksud buat menularkan kegalauan ke masyarakat luas lho…
Oke, untuk mengembalikan mood, besok kita lanjutkan lagi dengan
Indonesian Sweet Songs. See ya! (wave)