Disadari atau tidak, musik memiliki kemampuan mempengaruhi hidup manusia. Pasalnya dengan mendengarkan musik, seseorang dapat menghadirkan suasana yang mempengaruhi batinnya. Apakah suasana bahagia atau sedih? bergantung pada pendengar itu sendiri, yang jelas musik mampu memberikan semangat pada jiwa yang lelah.
Musik sendiri berfungsi sebagai bagian dari seni, dan juga sebagai
kebutuhan dari kehidupan masyarakat di dunia saat ini. Penekanan unsur
musik sendiri, tak hanya sekedar bunyi-bunyian maupun suara-suara saja,
namun lebih pada sesuatu yang lebih bernilai tinggi dan memberikan arti
lebih bagi kehidupan.
Dengan kemampuannya membuat perasaan
seseorang pada suasana nyaman, musik juga dapat difungsikan sebagai
sarana terapi kesehatan. Pasalnya saat mendengarkan musik, gelombang
listrik di otak pendengar dapat diperlambat dan dipercepat. Alhasil,
kinerja sistem tubuh tentunya mengalami perubahan.
Bahkan, musik mampu mengatur hormon-hormon yang mempengaruhi stress,
serta mampu meningkatkan daya ingat pada otak pendengar musik tersebut.
Selain mempengaruhi otak, Musik juga memiliki kekuatan untuk
mempengaruhi denyut jantung dan tekanan darah sesuai dengan frekuensi,
tempo, dan volume musik yang didengarkan. Makin lambat tempo musik,
denyut jantung semakin lambat dan tekanan darah menurun.
Alhasil pendengar pun terbawa dalam suasana rileks, baik pada pikiran
ataupun pada tubuh. Oleh karena itu, sejumlah rumah sakit di luar
negeri mulai menerapkan terapi musik pada pasiennya yang mengalami
rawat inap.
Mengapa musik memiliki peranan yang begitu kuat bagi manusia ? “Salah
satunya, manusia memang hidup dalam lingkungan irama. Bahkan dalam
tubuh manusia pun ada musik, mulai dari irama detak jantung,
pernapasan, sampai berbagai aktivitas otak. Selain itu, tubuh juga
terpapar musik dari luar. Maka tak salah jika dikatakan bahwa semua
irama yang kita dengar, yang kita buat dan yang kita miliki bergabung
membentuk semacam konser kehidupan,”
Sebenarnya, penggunaan musik di dunia medis sudah dikenal oleh jaman
nenek moyang. Misalnya saja nenek moyang bangsa Afrika yang menggunakan
lantunan suara dan perkusi untuk membantu proses penyembuhan. Bahkan,
mereka(nenek moyang Afrika, red) juga menggunakan musik untuk
menyemangati prajuritnya ketika berperang dengan suku lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar