Musik untuk Hidup atau Hidup untuk Musik
Tahun 2010, apakah di tahun ini kita akan mengalami invasi besar - besaran lagi seperti tahun 2009? Invasi besar - besaran dari musisi - musisi penipu atau musisi - musisi yang bener - bener jujur dalam bermusik? Mungkin sebagian dari kita merasa muak dengan kondisi musik Indonesia saat ini, atau bahkan mungkin sebagian dari kita merasa sangat senang dan heboh, karena sekarang, setiap tahun, bahkan mungkin setiap bulan banyak sekali bermunculan musisi - musisi baru yang sayangnya, kebanyakan sama!! Kalaupun ada yang berbeda, itu hanya sedikit dan kebanyakan bermain di jalur indie.
Tragedi invasi musik melayu mungkin
sungguh menyesakkan jiwa kita. Musik Indonesia seperti berada pada
level terendahnya saat ini. Dan apabila kita membanding - bandingkan
dengan Malaysia, selera musik kita mungkin memang sedang mengalami
kemunduran. Di Malaysia, negara yang saat ini mungkin adalah negara
yang paling kita benci, masyarakatnya ternyata lebih menghargai musik -
musik berkualitas dari band - band berkualitas yang berasal dari
Indonesia. Mereka lebih menghargai dan menyukai musik - musik karya
GIGI, Dewa 19, Ungu, Slank dll.Lalu kenapa justru di Indonesia
berbanding terbalik?
Menurut pandangan saya, kondisi ini
bisa juga di akibatkan oleh kondisi dari negara kita sendiri. Harus di
akui, Malaysia sekarang jauh berada di atas kita, mereka lebih makmur
dan lebih kaya. Masyarakatnya bisa menikmati hidup. Sangat berbeda
dengan kondisi yang kita alami di negara kita tercinta ini, dimana untuk
tersenyumpun terkadang menjadi hal yang sangat mahal. Semenjak jaman
reformasi yang katanya jaman perubahan, kita justru seperti mengalami
kemunduran. Bukannya tambah makmur, kita justru seperti tambah sengsara.
Ini terbukti dengan semakin banyaknya kejadian bunuh diri.
Dilihat dari berbagai macam penyebab
orang melakukan bunuh diri, mungkin saya dapat menarik kesimpulan,
tingkat stres yang tinggi adalah penyebabnya. Lalu disaat stres, orang -
orang biasanya membutuhkan hiburan, yang dimana mereka mampu melupakan
beban hidup mereka walaupun untuk sejenak saja. Mendengarkan musik
adalah salah satunya. Kita harus jujur, dibandingkan orang kaya, di
Indonesia sepertinya orang miskin menjadi mayoritas. Dan tingkat stress
orang miskin lebih tinggi di bandingkan orang kaya. Jadi tentunya,
musik - musik yang mereka dengarkan adalah musik - musik yang tidak
menambah beban pikiran mereka. Musik - musik yang sederhana, atau
bahasa kerennya, easy listening.
Maka dari itulah, kita tidak bisa
serta merta menyalahkan, mengapa musik - musik melayu saat ini begitu
di gemari. Karena apa? Karena memang musik melayu seperti ST12, Kangen
band dll sangat mudah di cerna, easy listening. Walaupun, mungkin
kebanyakan dari musisi - musisi tersebut telah menipu diri mereka
sendiri. Tapi mereka juga butuh hidup, sama seperti kita. Mereka bermain
musik untuk hidup. Jadi mengapa kita harus terus menerus memberikan
makian yang tidak perlu, karena memang, musik itu adalah pilihan.
Pilihan kita, apakah kita hidup untuk musik, atau musik untuk hidup. Dan
mari lah kita menghormati terhadap segala jenis musik, karena semua
jenis musik itu adalah sebuah karya seni yang indah. BIG RESPECT!!!
"Mohon Saran Dan Komentarnya , Lihat Hal Yang Baik Jangan Buruk"
"Terima Kasih"
"Mohon Saran Dan Komentarnya , Lihat Hal Yang Baik Jangan Buruk"
"Terima Kasih"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar